Selasa, 20 September 2016

Semut Yang Pindah Rumah

Semut Yang Pindah Rumah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Maju.. maju..
dia mendekat, cepatlah..
kita harus selamat sampai di sana..”
Begitulah suara riuh-riuh kecil yang kudengar sejak dari tadi aku bangun tidur. Meraka keluar dari kediaman pertama mereka, berbaris entah itu menuju kemana. Perjalanan mereka yang begitu panjang, membuat mereka takut akan terjadi sesuatu.

Aku yang langsung kaget melihat mereka, dapatkah engkau bayangkan ketika bangun tidur mereka berbaris di dinding, sedangkan wajahku mengahadap kesana. Sontak aku langsung kaget, saat itu juga rasa ngantukku hilang, padahal awalnya aku malas sekali untuk bangun. Rasa takut meghampiriku. Tapi, lama-lama rasa itu mulai hilang, aku mulai memperhatikan mereka dengan seksama, apa yang mereka fikirkan? Mengapa mereka tampak terlalu tergesa-gesa berjalan?
mungkin mereka mengira bahwa aku adalah raksasa jahat yang akan mengganggu mereka.. hmm.. mereka terlalu berprasangka buruk terhadapku, tapi lama-kelaman pasukan mereka bertambah sampai- sampai ratu mereka juga keluar. Aku yang tadinya niat tidak akan mengganggu mereka mulai merubah fikiran, kaya’nya mereka yang akan menakut-t
... baca selengkapnya di Semut Yang Pindah Rumah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 19 September 2016

Tuhan Membawamu Kembali

Tuhan Membawamu Kembali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dentingan halus suara piano mengalun indah. Menggelayut semu di telinga, hati dan otak Mary. Seorang lelaki yang memakai seragam putih abu-abu, membiarkan jemarinya menari di atas piano putih itu. Mengalunkan sebuah nada-nada yang indah, bahkan sangat indah.

Mario mendongakkan kepalanya dan menatap gadis yang sedari tadi berdiri di sebelahnya, menatapnya penuh arti.
Suara Mario memecah keheningan. “Gak perlu bakat untuk menjadi hebat dalam sesuatu, hanya butuh kemauan dan kerja keras. Keajaiban akan membuatmu hebat”
Mary terbungkam. Suasana hatinya kali ini sungguh bergejolak dengan jutaan amarah dan ketidak percayaan “Tapi gue beneran ga bisa Yo.”
“Ga ada yang ga bisa Ri, lo masih bisa belajar. Kesempatan itu masih ada Ri. Gue mau jemari lo yang mainin piano putih ini bukan gue.”
“Tapi Yo…”
“Demi gue Ri, demi gue.”

Mary mendekat ke arah Mario, menatapnya sungguh dalam tak butuh waktu 2 detik. Mary sudah memeluk erat Mario. Cairan hangat di pelupuk matanya sudah tumpah, tanpa di perintah. Semakin erat Mary memeluk Mario semakin kencang pula tangisannya. “Demi tuhan gue cinta sama lo Yo!! Jangan tinggalin gue please, gue butuh lo! Gue sayang, gue cinta, gue ga mau kehilangan lo Yo!”
Mario mendorong halus tubuh mungil Mary. Mengusap air matanya, dan membelai rambut hitam sebahu miliknya. “Gue juga cinta sama lo Ri, lebih dari sekedar cinta. Tapi, gue gak bisa Ri! Sorry”
... baca selengkapnya di Tuhan Membawamu Kembali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 15 September 2016

Bangkit dari Keterpurukan

Bangkit dari Keterpurukan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Jika Anda mau menerima kegagalan dan belajar darinya, jika Anda mau menganggap kegagalan merupakan sebuah karunia yg tersembunyi dan bangkit kembali, maka Anda memiliki potensi menggunakan salah satu sumber kekuatan paling hebat untuk meraih kesuksesan.” ~ Joseph Sugarman

Kehidupan kita tak akan pernah berjalan semulus yang kita pikirkan. Berbagai macam tantangan, misalnya kehilangan pekerjaan atau orang-orang yang dicintai, disabotase, bangkrut dan lain sebagainya, bisa saja menyeret kita dalam keterpurukan. Bila kita melihat ke sekeliling, begitu banyak orang-orang yang tenggelam dalam keterpurukan dan terjerat cukup lama dalam kegelapan, misalnya menjadi pecandu narkoba, budak hutang dan kemiskinan, korupsi atau melakukan tindak kejahatan lainnya lalu dipenjarakan, dan bentuk kemalangan lainnya.

Bila kita cukup cerdas dalam menghadapi tantangan kehidupan, bermacam bentuk benturan keras seperti itu seharusnya tidak membuat kita semakin terpuruk. Tantangan kehidupan adalah kesempatan untuk introspeksi diri. Benturan keras dalam kehidupan akan menjadikan kita lebih mulia, jika kita segera sadar atas kekeliruan yang telah dilakukan, kelemahan yang harus diperbaiki, kembali menyusun dan melaksanakan rencana dengan lebih baik.

“Remember the two benefits of failure. First, if you do fail, you learn what doesn’t work; and second, the failure gives you the opportunity to try new approach. – Ingatl
... baca selengkapnya di Bangkit dari Keterpurukan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 11 September 2016

Merasa Bisa atau Bisa Merasa? (Local Wisdom 8)

Merasa Bisa atau Bisa Merasa? (Local Wisdom 8) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Agung Praptapa

Kompetenkah Anda? Profesionalkah Anda? Mampukah Anda? Dalam menjawab pertanyaan tersebut terdapat dua kelompok besar yang saling bertentangan. Kelompok yang pertama akan dengan cepat mengatakan saya kompeten, saya profesional, dan saya mampu. Tapi begitukah keadaan sebenarnya? Tentunya tidak ada jaminan bahwa orang yang mengatakan dirinya kompeten dalam kenyataannya juga kompeten. Yang mengaku profesional belum tentu profesional. Yang mengatakan dirinya mampu dalam kenyataannya belum tentu mampu. Bisa saja mereka hanya “merasa” kompeten, “merasa” profesional, dan “merasa” mampu. Hanya “merasa”. Kenyataannya? Belum tentu!

Untuk itulah maka kearifan lokal jawa mengajarkan dua hal yang terdiri dari dua kata dengan dua penempatan. Dua kata yang dimaksud adalah kata “rumongso” yang berarti “merasa” dan kata “biso” yang berarti “bisa ” atau “mampu”. Dua penempatan yang dimaksud disini adalah penempatan dua kata tersebut yang bisa ditempatkan dalam dua kombinasi, yaitu “rumongso biso” dan “biso rumongso”.

Dua kombinasi kata tersebut memiliki makna yang sangat berbeda dan bahkan berlaw
... baca selengkapnya di Merasa Bisa atau Bisa Merasa? (Local Wisdom 8) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 03 September 2016

Jika Kami Bangga, Apa yang Kamu Banggakan?

Jika Kami Bangga, Apa yang Kamu Banggakan? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Radinal Mukhtar

Setelah makan malam, tampak semua anggota keluarga Jodi bersantai ria. Bapaknya membaca koran. Ibu dan adik perempuannya menonton TV. Dan ia sedang asyik ber-sms ria dengan temannya. Beberapa menit, masing-masing orang menikmati apa yang ia kerjakan.

“Ma! Foto-foto Papa waktu kuliah dulu diletak dimana ya?” “Mau diambilin, Pa? Di lemari kamar!”

“Iya… Papa mau lihat fotonya teman. Tulisannya muncul di koran hari ini!”

Ibu Jodi pun bergerak meninggalkan adik perempuannya menonton TV sendirian. Masuk ke kamar, dan beberapa saat kemudian keluar dengan beberapa kotak sepatu. Setelah dibuka, ternyata isi kotak sepatu itu adalah foto-foto kenangan keluarga Jodi. Foto semenjak ayah ibunya masih menempuh bangku kuliah dahulu, pacaran dan akhirnya menikah. Memori yang sangat memikat.

Melihat kedua orang tua mereka asyik melihat-lihat foto kenangan, Jodi dan adik perempuannya pun tak tahan untuk mendekat dan melihat foto-foto yang sebagian kertasnya telah menguning. Membolak-balik lembaran demi lembaran foto. Bertanya jika tak tahu siapa yang ada dalam foto. Dan begitu seterusnya.

Hingga Jodi melihat kedua orang tuanya sedang menggendong seorang bayi dengan bangga di hadapan keluarganya. Jodi tak tahu itu siapa. Lantas i
... baca selengkapnya di Jika Kami Bangga, Apa yang Kamu Banggakan? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 23 Agustus 2016

Wiro Sableng #6 : Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga

Wiro Sableng #6 : Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

SAMPAI menjelang tengah malam pesta perkawinan puteri Ki Lurah Rantas Madan dengan putera Ki Lurah Jambar Wulung masih kelihatan meriah. Tamu-tamu duduk di kursi masing-masing sambil menikmati hidangan dan minuman yang diantar para pelayan serta sambil menikmati permainan gamelan dan suara pesinden Nit Upit Warda yang lembut mengalun membawakan tembang "Kembang Kacang."

Kedua mempelai yang berbahagia yaitu Ning Leswani dan Rana Wulung kelihatan duduk diantara para tamu dibarisan kursi paling depan, tepat dimuka panggung. Ki Lurah Rantas Madan duduk di samping Rana Wulung bersama istrinya sedang Ki Lurah Jambar Wulung di sebelah Ning Leswani juga bersama istrinya.

Karena masing-masing mempelai yang kawin adalah anak-anak lurah dari dua desa yang berdekatan maka dengan sendirinya suasana perkawinan meriah dan besar-besaran. Malam itu adalah malam pesta perkawinan yang pertama dan besok lusa akan dilanjutkan dengan pesta perkawinan yang kedua dan ketiga.

Pada menjelang dinihari di mana udara dinginnya mencucuk tulang-tulang sampai ke sungsum, tamu-tamu sudah banyak yang pulang.

Beberapa orang yang masih disana sudah mengantu
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #6 : Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 04 Agustus 2016

Nasrudin dan Tiga Orang Bijak

Nasrudin dan Tiga Orang Bijak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pada suatu hari ada tiga orang bijak yang pergi berkeliling negeri untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mendesak. Sampailah mereka pada suatu hari di desa Nasrudin. Orang orang desa ini menyodorkan Nasrudin sebagai wakil orang orang yang bijak di desa tersebut. Nasrudin dipaksa berhadapan dengan tiga orang bijak itu dan di sekeliling mereka berkumpullah orang orang desa menonton mereka bicara.

Orang bijak pertama bertanya kepada Nasrudin, "Di mana sebenarnya pusat bumi ini?"

Nasrudin menjawab, "Tepat di bawah telapak kaki saya, saudara."

"Bagaimana bisa saudara buktikan hal itu?" tanya orang bijak pertama tadi.

"Kalau tidak percaya," jawab Nasrudin, "Ukur saja sendiri."

Orang bijak yang pertama diam tak bisa menjawab.

Tiba giliran orang bijak kedua mengajukan pertanyaan. "Berapa banyak jumlah bintang yang ada di langit?"

Nasrudin menjawab, "Bintang bintang yang ada di langit itu jumlahnya sama dengan rambut yang tumbuh di keledai saya ini."

"Bagaimana saudara bisa membuktikan hal itu?"

Nasrudin menjawab, "Nah, kalau tidak percaya, hitung saja rambut yang ada di keledai itu, dan nanti saudara akan tahu kebenarannya."

"Itu sih bicara goblok goblokan," tanya orang bijak kedua, "Bagaimana orang bisa menghitung bulu keledai."

... baca selengkapnya di Nasrudin dan Tiga Orang Bijak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu